1.327 Botol Miras Dihancurkan di Lapangan Syekh Yusuf Discovery


Sebanyak 1.327 botol miras dan 420 liter ballo (tuak) dimusnahkan di lapangan Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa, Kamis (21/12) pagi. Pemusnahan yang dilakukan jajaran Polres Gowa bersama aparat Pemkab dan Muspida ini merupakan hasil sitaan dalam operasi Lilin yang dilakukan Kepolisian dalam rangka pengamanan kegiatan perayaan natal dan malam tahun baru 2017-2018.

Kegiatan yang dilakukan serentak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ditandai apel gelar pasukan Operasi Lilin 2017 ini dihadiri oleh jajaran Muspida Gowa, elemen masyarakat dari FKPM, Senkom dan komunitas gereja serta lainnya.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga selaku Inspektur apel saat membacakan amanat Kapolri, Jenderal Muhammad Tito Karnavian. Dalam amanat itu kapolri menekankan pentingnya melakukan pemetaan potensi kerawanan, meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional, kemudian mencegah aksi sweeping ormas dan melakukan tindakan tegas bila tindakan itu terjadi. Juga mengoptimalkan pergelaran personil di tengah masyarakat, memaksimalkan peran Satgas pangan dan memperkuat sinergitas polisional.

Dalam rangkaian apel gelar pasukan ini, Polres juga membeberkan hasil pengungkapan kejahatan jalanan periode 1-20 Desember 2017 dengan hasil 19 tersangka kejahatan jalanan termasuk tujuh penadah, enam tersangka membawa senjata tajam atau badik dan menyita 18 motor, sembilan badik, lima HP dan tiga BPKB.

Dalam rangkaian itu juga, digelar Police Expo yang melibatkan tim DVI, tim Anti Bandit, Patwal Lantas, Identifikasi, Dalmas Sabhara dan Babinkamtibmas lengkap dengan kendaraan peralatan teknis termasuk senjata guna memperkenalkan teknologi Kepolisian yang dimiliki Polres Gowa kepada masyarakat, sehingga dapat meyakinkan masyarakat bahwa Polres Gowa siap dalam memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini serentak dilakukan Kepolisian di seluruh pelosok negeri ini termasuk di wilayah Gowa. Kita berharap apa yang kita musnahkan hari ini menjadi satu perhatian bagi masyatakat bahwa aksi menikmati miras dan menjualnya sangat berlawanan hukum. Kita berharap masyarakat bisa mengubah pola pikir dari kebiasaan menjual atau meminum miras menjadi meninggalkan kebiasaan tersebut. Selain itu jelang natal dan tahun baru ini mami imbau masyarakat untuk tidak menjadikan kebiasaan membawa senjata tajam saat bepergian juga memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa polisi itu adalah teman masyarakat sehingga bila teejadi peristiwa jangan main hakim sendiri tapi langsung melaporkan kejadian ke Polisi,” terang kapolres. 

Sumber: Berita Kota

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.