Perum Damri Makassar selaku pengelola Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata kembali membuka trayek baru dengan lintasan kabupaten Gowa dan Takalar.

Jumat (2/2/2018), Damri Makassar dan Dinas Perhubungan Sulsel, Dinas Perhubungan Gowa dan Dinas Perhubungan Takalar melakukan uji coba trayek.

Ada empat unit armada yang diturunkan dalam ujicoba trayek dengan jarak tempuh 25 km, pulang pergi ini.

GM Damri Makassar M Ilyas mengatakan uji coba ini akan berlanjut hingga pelayanan di rute tersebut efektif.

Tidak sekedar uji coba, Perum Damri juga mulai melayani para masyarakat Gowa dengan tujuan Takalar, begitu pula sebaliknya.

“Alhamdulilah uji coba awal berjalan dengan lancar. Tentu ini bertanda baik bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi,” katanya.

Lanjut Ilyas, tidak sekedar uji coba, pihaknya juga telah membuka layanan angkutan di rute ini.

Sebagai ajang promosi, Damri akan memberikan pelayanan gratis selama tiga hari terhitung hari ini.

Adapun tarif dasar dari transportasi massal ini yakni sebesar Rp 5000 sekali jalan.

Dari Takalar hingga Gowa tercatat ada 41 halte, tempat para warga naik dan turun ari Bus BRT.

Pengoperasian BRT Mamminasata mulai pukul 08.00 wita sampai dengan 17.50 wita. Adapun titik star yaitu di terminal Induk Cappabunganyya Gowa dan bundaran Patung Jagung Takalar.

Sementara itu, Ketua UPTD Mamminasata Dishub Sulsel Pahlevi mengatakan bahwa pengoperasian ini akan memudahkan masyarakat dalam bertranaportasi yang sehat dan aman.

“Ini untuk kebaikan kita bersama. Bayangkan jika semua orang makai mobil ke pasar, pasti itu memacetkan. Olehnya itu saya berharap dioperasikan armada ini untuk memudahkan masyarakat,” katanya.

Terpisah, Kadis Perhubungan Takalar Agus Sudirman mengatakan apresiasi kepada Perum Damri yang telah membuka trayek di Takalar.

“Saya rasa ini kami dukung, karena membantu masyarakat dalam bertransportasi,” Agus menambahkan.

Sumber: Tribun Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.