Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dipedastri) Gowa kembali melakukan pendataan bagi PKL untuk mengisi kekosongan lods di Pasar Sentral Sungguminasa.

Kadipedastri Gowa, Andi Sura, yang ditemui saat meninjau kondisi pasar yang berada di Jl. Wahid Hasyim itu menjelaskan dari jumlah 830 lods kios, masih ada 28 lods yang tersisa.

“Ini yang akan kita masukkan PKL yang ada disekitar pasar. Kemarin kami sempat buka pendaftaran sampai 300 orang. Tapi yang kita utamakan PKL yang ada dalam database, yang mungkin waktu pembagian tidak datang,” ujarnya Senin (26/2).

Dia pun memastikan kekosongan lods itu setelah pembagian pedagang dan PKL selesai.

Terkait adanya informasi tentang sejumlah pedagang yang membayar untuk lods, Andi Sura memastikan bahwa itu tidak lah benar.

“Silahkan di cek dan pastikan sendiri. Bisa di cek,” ujarnya.

Yang masih jadi persoalan yakni, ada satu dua pedagang yang tidak konsisten.

“Mungkin belum paham, karena ada pedagang yang jualan di bukan zonanya. Penjual karpet tapi dia jualan di zona penjual pakaian. Padahal kalau karpet itu masuk pecah belah. Tapi sudah diminta pindah, karena ada juga kiosnya di blok lain,” ujarnya.

Selain lods, akses jalan di depan pasar juga akan dibuat melebar. Pembatas tengah yang membagi jadi dua jalur itu akan dibongkar.

Untuk kepastian peresmian pasar, Andi Sura hanya berjanji dalam waktu dekat akan diresmikan.

Sumber: Tribun Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.