Revitalisasi Lapangan Syekh Yusuf Discovery mulai dilakukan Pemkab Gowa.

Pencanangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) itu akan dibangun di dalam kawasan seluas 25.000 meter persegi atau 2,5 Ha.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Minggu (11/3), bersyukur karena bisa memiliki ruang terbuka hijau yang luas dan itu belum tentu dimiliki daerah lain.

“Saya berharap ruang terbuka hijau ini menjadi space untuk masyarakat Gowa beraktivitas dan bersilaturahmi,” kata Adnan usai menanam pohon sebagai tanda dimulainya revitalisasi lapangan tersebut.

Dalam master plannya, lapangan itu akan dibanguni fasilitas olahraga futsal, sepak takraw, basket dan voli ball serta lapangan tenis.

Selain itu akan dibuatkan juga space untuk lapangan upacara dan playground untuk anak-anak.

“Lapangan upacara akan kita buat khusus sehingga tidak menganggu aktivitas warga lain. RTH kita ini nantinya akan menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, pagar lapangan yang mengelilingi akan dibongkar dan digantikan fungsinya sebagai tempat parkir.

Kemudian semua PKL yang berjualan di pinggir jalan akan dimasukkan ke dalam lapangan.

“Khusus kuliner ini akan diisi oleh para PKL makanan. Kita sudah mulai data PKL tersebut dan tidak akan ada lagi PKL yang berjualan di sepanjang Jl Masjid Raya,” tutur Adnan.

Tugu Patonro yang selama ini berdiri di tengah lapangan akan dibongkar dan dibangun lebih bagus setinggi tiga lantai.

Lantai dasar untuk kantor pengelola UPTD RTH, lantai dua untuk museum dan lantai tiga untuk Radio Rewako FM.

“RTH ini juga akan dilengkapi pos pengamanan yang dikelola langsung UPTD. Dengan adanya pengelola maka tidak akan ada lagi tangan-tangan jahil mengotori tembok,” ujar Adnan.

Kawasan RTH ini juga nantinya akan terintegrasi dengan Masjid Agung Syekh Yusuf yang renovasinya akan selesai sebelum Ramadan 2018 ini.

Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gowa Mundoap mengatakan, lapangan Syekh Yusuf Discovery ini akan dijadikan hutan kota yang sarat fungsi.

Sasarannya adalah memberikan space publik yang baik bagi masyarakat.

“Revitalisasi lapangan ini dikerjakan oleh CV Maleno dengan total anggaran kurang lebih Rp 14 miliar, dari APBD Gowa kurang lebih Rp 11 miliar dan bantuan provinsi Rp 4 miliar,” ucap Adnan.

Pekerjaan akan berlangsung selama enam bulan, mulai Maret hingga September 2018.

Sumber: Tribun Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.