Merintis Sungai Jeneberang Menjadi Sentra Pembinaan Atlet Arung Jeram

Upaya menjadikan Sungai Jeneberang Gowa sebagai lokasi pusat pelatihan daerah (pelatda) arung jeram di Sulsel, mendapat tanggapan positif masyarakat setempat.

Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sulsel, John Kurniawan Limbo, mengatakan orang tua yang ada di sana meminta agar anak-anak mereka bisa dibina untuk menjadi seorang atlet.

Bahkan diantara orang tua mereka, juga ada yang meminta agar bisa dibina menjadikan seorang atlet meski itu hanya sebagai atlet pemandu.

“Sebenarnya tak mustahil menjadikan orang tua mereka kita bina menjadi atlet, karena kita juga berupaya menjadikan Sungai Jeneberang sebagai tempat wisata arung jeram,” ucap John.

Atlet dalam hal ini, kata John, adalah sebagai atlet pemandu. Karena selain venue wisata dan pembinaan prestasi, sungai ini nantinya diharapkan menjadi lokasi petualangan para pencinta arung jeram.

“Mewujudkan misi ini pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang juga sudah sangat mendukung,” terangnya.

Ketua Harian FAJI Sulsel, Bayu Ardjuna Sakti, mengatakan saat ini pihaknya sudah mengantongi titik koordinat di mana nantinya akan dipusatkan pelatda.

“Teman-teman sudah melakukan peninjauan kemarin,” ucapnya.

Kabid Usaha dan Dana FAJI Sulsel, Ronald Agung Wahyudi, berharap, segala upaya yang dilakukan saat ini bisa segera di rampungkan.

“Semoga usaha kami menjadikan Gowa sentra pembinaan atlet arung jeram, bisa segera terwujud,” harapnya.

Sumber: Fajar Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *