Presiden Jokowi Dijadwalkan Berkunjung ke Desa PKT Gowa

Presiden Jokowi dijadwalkan akan meninjau salah satu lokasi program Padat Karya Tunai (PKT) yang bersumber dari dana desa (DD) di Desa Borong Pa’la’la’, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Kamis (15/2/2018) mendatang.

Desa tersebut menjadi satu lokasi yang telah dicanangkan Presiden RI Tahun 2018 dan akan berlangsung untuk tahun selanjutnya.

Dalam rangka persiapan kunjungan Presiden Jokowi tersebut, Kasubdit Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nursaid, didampingi Satker Provinsi Sulsel Rais Rahman, melakukan pengecekan lokasi, Minggu (11/2/2018).

“Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Desa dalam konteks pelaksanaan program PKT Desa, yang sumber anggarannya dari Dana Desa. Meliputi persyaratan administratif, lokasi pekerjaan, SDM pekerja, dan kepastian RAB dari Pembangunan Desa untuk upah pekerja minimal 30 % hari orang kerja (HOK) sehingga program dapat berjalan dengan baik,” ujar Nursaid dalam rilis yang diterima Tribungowa.com.

Kunjungan mereka turut didampingi Kepala Dinas PMD Gowa Muhammad Asrul, Konsultan Nasional, Konsultan Provinsi, Tenaga Ahli (TA), dan Pendamping Desa (PD).

Kepala Desa Borong Pa’la’la, Ramli Supriadi mengatakan, jenis pekerjaan dari Program PKT yakni pembangunan Jalan Tani dan Jembatan Baja, juga pekerjaan normalisasi sungai.

“Untuk pekerjaan Jalan Tani sepanjang 200 M dan Jembatan sepanjang 4 M yang dialokasikan dari dana desa sebesar Rp. 117.952.500, terdiri dari material Rp 73.822.000, dan untuk upah pekerja sebesar Rp. 38.508.000 (32.64% HOK), serta operasional TPK, maksimal 5 % sebesar Rp 5.622.500,” jelasnya.

Untuk Jalan Tani, kata Ramli merupakan bantuan warga yang merelakan sebagian tanah sawahnya digunakan untuk pembangunan jalan Tani.

Pembangunannya melibatkan 100 lebih pekerja miskin dan penganggguran di Desa.

“Mereka mendapat upah setiap harinya, untuk tukang Rp 122.000, dan pekerja Rp 102.000.” katanya.

Satker Provinsi, Rais Rahman berharap agar seluruh Pendamping Desa dapat melakukan fasilitasi desa, baik Pemerintah Desa maupun Masyarakat Desa demi suksesnya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara maksimal.

Sementara Kadis PMD Gowa, Muhammad Asrul berharap agar program PKT dapat meningkatkan pendapatan warga miskin dan pengangguran di desa selama mereka bekerja dan sekaligus meningkatkan daya beli mereka.

Untuk kesiapan kunjungan Presiden RI Jokowi mendatang, pihak desa sudah siap melakukan penyambutan, baik tempat acara, lokasi pekerjaan PKT dan sejumlah pekerja miskin dan pengangguran, maupun SDM masyarakat setempat.

Sumber: Tribun Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *