Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat memberikan tanggapan dalam paripurna agenda pandangan umum tujuh fraksi DPRD Gowa.
Awalnya pihak Pemkab Gowa ragu RAPBD 2018 bisa disahkan oleh DPRD sebelum masuk awal tahun 2018. Pasalnya, rancangan anggaran pokok ini sempat tersandung masalah internal Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang menyoal ditolaknya usulan Banggar penambahan anggaran sebesar Rp 19 miliar untuk pembiayaan perjalanan dewan.
Namun setelah terjadi kesepakatan antara eksekutif dengan Banggar dewan, akhirnya RAPBD 2018 pun disorong ke meja dewan untuk dibahas.

Demikian disampaikan Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin saat dewan kembali menggelar paripurna untuk agenda penyampaian pemandangan umum tujuh fraksi yang digelar di Baruga Karaeng Galesong kantor Pemkab Gowa, Selasa sore (12/12/2017).

Sebanyak tujuh fraksi yang ada di DPRD Gowa menyetujui RAPBD 2018 dilanjutkan untuk dibahas di rapat komisi.

Persetujuan ini disampaikan para juru bicara fraksi-fraksi dalam rapat paripurna pandangan umum tersebut.

Secara tersusun tujuh fraksi menyampaikan pandangan umum masing-masing.

Masing-masing juri bicara fraksi yakni Fraksi Partai Golkar diwakili Syamsuarni, Fraksi Partai Gerindra diwakili Nasruddin Sitakka, Fraksi PPP diwakili Arsyad Tayang, Fraksi PDIP diwakili Natsir Siga dan Fraksi Perjuangan Rakyat Gowa diwakili Muhammad Amir Ali. Fraksi PAN diwakili Hasnah Restu dan Fraksi Partai Demokrat diwakili Makmur Muang.

Dalam penyampaian masing-masing pandangan umum tujuh fraksi tersebut setuju.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Gowa, Ansar Zaenal Bate, dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Sekda Gowa, Muchlis dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Dalam paripurna itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan bahwa RAPBD Gowa tahun anggaran 2018 ini mengusulkan pagu anggaran sebesar Rp 1,8 Triliun.

“Total pagu anggaran pendapatan daerah sebesar Rp 1.769.955.331.817, total pagu anggaran belanja daerah sebesar Rp 1.820.955.331.817,“ jelas Adnan dihadapan 32 anggota dewan yang hadir.

Pada kesempatan itu, Bupati Gowa menanggapi pertanyaan fraksi terkait terlambatnya penyerahan KUA-PPAS, nota keuangan dan RAPBD 2018.

“Keterlambatan itu disebabkan daerah masih harus menunggu perincian dana perimbangan atau dana transfer daerah dari pusat. Informasi terkait ini baru kami terima di akhir Oktober 2017. Begitupun terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) kami menunggu petunjuk teknis dari kementrian terkait dan BPKP,” jelas Adnan.

Adnan mengatakan, kewajiban daerah untuk menerapkan tunjangan tambahan perbaikan penghasilan ASN Pemkab Gowa mengharuskan untuk melakukan perhitungan secara cermat dan teliti.

“Karena itu, kita menunggu kajian yang dilakukan oleh LAN yang penyelesaiannya baru tuntas pada minggu kedua November 2017 lalu,” tambah Adnan.

Karena adanya persetujuan ketujuh fraksi tersebut, maka ketua dewan pun mengagendakan rapat komisi akan dimulai Rabu (13/12) besok.

Seluruh SKPD Pemkab Gowa akan mendiskusikan bersama terkait anggaran kegiatan yang masuk dalam rancangan anggaran pokok tersebut. (sar)

The post Sampaikan Pandangan Umum Anggaran Pokok 2018, Tujuh Fraksi DPRD Gowa Bilang Begini…. appeared first on Berita Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.