Staf Desa Tanakaraeng Tewas Tenggelam di Waduk Bilibili

Rusman Daeng Salle (24), staf kantor Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Gowa ditemukan tewa Selasa (26/12) di pesisir waduk Bilibili di Kampung Pa’ranranga, Dusun Kaballokang, Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju. Rusman ditemukan setelah 12 jam dalam proses pencarian.

Rusman atau lebih akrab disapa Ancu dipastikan tewas setelah tenggelam saat memancing dalam kondisi air waduk pasang akibat curah hujan tinggi. Rusman dipastikan tenggelam oleh Udin Dg Gau (20), seorang petani Desa Tanakaraeng. Menurut Udin, dia dan korban pergi mancing, menggunakan rakit bambu milik warga, Senin (25/12).

Setelah jarak dari bibir waduk cukup jauh, tiba-tiba Rusman turun dari rakit dan masuk ke air waduk yang airnya setinggi dada Rusman. Setelah Rusman masuk ke waduk dengan harapan bisa leluasa memancing ikan, akhirnya Udin mendayung rakit menjauh dari korban dan baru akan berniat menjemput korban pada pukul 15.00 Wita sore.

Saat pukul 15.00 Wita Udin kembali merakit untuk menjemput Rusman, ternyata Rusman sudah tidak ada di tempatnya memancing. “Saya sudah tanya sejumlah warga yang juga memancing di area yang sama tapi katanya tidak ada yang melihatnya,” tutur Udin saat diinterogasi pihak Kepolisian.

Karena yakin tenggelam, Udin pun minta tolong ke warga sekitar. Pihak kepolisian Polsek Manuju dan Polsek Parangloe dibantu Tim SAR Brimobda Sulsel serta warga setempat akhirnya melakukan pencarian sejak Senin sore dan sekitar pukul 07.45 Wita, Selasa (26/12) korban berhasil ditemukan dalam keadaan mengapung dan sudah meninggal.

Hamsidar, Humas Basarnas Brimob Polda Sulsel yang dikonfirmasi menyebutkan korban ditemukan mengapung sekitar pukul 07.45 Selasa pagi sekitar 200 meter arah selatan dari lokasi tempat korban pertama memancing.

Proses penemuan jasad Rusman dibenarkan Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan. Kepada BKM, Mangatas mengatakan jasad korban setelah tiba diposko SAR, langsung dibawa ke rumahnya di kampung Tanakaraeng menggunakan kendaraan Ops Manggala Agni Parangloe didampingi Camat Manuju, Tajuddin Dolo, dan dikawal personil Polsek Parangloe. Jasad korban tiba di rumah duka pukul 08.15 Wita. “Mayat korban tiba di rumah duka di Tanakaraeng pukul 08.15 pagi ini,” kata Mangatas. 

Sumber: Berita Kota

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.