Sulsel Tergolong KLB Difteri, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah yang dilaporkan tergolong Kasus Luar Biasa (KLB) wabah penyakit difteri oleh Kementerian Kesehatan RI. Tercatat, dalam tiga tahun terakhir, kasus difteri di Sulsel mencapai 24 kasus.
Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, pada 2015 lalu, wabah penyakit difteri dilaporkan menyerang 11 warga di Kabupaten Gowa dan Makassar, dimana korban yang terserang wabah difteri rata-rata berumur antara satu hingga 19 tahun.

Sementara pada 2016, wabah difteri kembali menyerang 5 orang warga di Kabupaten Takalar dan Makassar. Di tahun ini, 8 warga di Takalar, Pangkep, Barru, dan juga Makassar dilaporkan positif terserang penyakit difteri.

“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa mewaspadai penularan difteri dengan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan,” pungkas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel, Nurul AR, Selasa (12/12/2017).

Difteri merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Bakteri Corynebacterium. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel serta tenggorokan.

Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf, yang dapat berujung pada kematian jika terjadi penyumbatan jalur pernafasan akibat lapisan tebal di tenggorokan.(*)

Sumber: Celebes Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *