Tidak Punya NPWP Gowa, Izin Perusahaan Tak Akan Diterbitkan

Adnan menyambut baik kehadiran utusan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bantaeng tersebut. Setelah berdikusi panjang, dia menjelaskan bahwa terkait adanya beberapa perusahaan besar di Gowa yang masih ber NPWP Makassar, saya sendiri baru mengetahuinya.
“Saya ucapkan terima kasih, karena melalui pertemuan ini, saya mendapatkan beberapa informasi yang sebenarnya menjadi permasalahan pada jumlah pendapatan per kapita dari Pemkab Gowa,” ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa mulai tahun ini bagi perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Gowa tapi tidak memiliki NPWP Gowa, maka izin usahanya tidak akan diterbitkan.
Terkait dengan diskusi yang akan digelar oleh pihak perpajakan, Adnan sangat merespon, kalau perlu rapatnya pembahasannya dengan SKPD Pemkab Gowa dimajukan saja, sekalian mengundang pihak dari Badan Pusat Statistik (BPS).
“Jadi dalam rapat ini kita akan mencocokkan beberapa data yang dimiliki oleh Perpajakan dengan data yang dimiliki BPS, karena sangat tidak masuk akal sekali jika pendapatan per kapita Kabupaten Gowa berada pada posisi 24 di Sulsel,” ungkapnya, di hadapan Edy Setiawan.
Sementara itu, pertemuan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bantaeng yang dipimpin langsung Dewan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Pajak Kabupaten Gowa, Edy Setiawan, memaparkan beberapa program upaya peningkatan kepatuhan dan penerimaan pajak di Kabupaten Gowa.
“Jadi kunjungan kami kali ini ingin menjelaskan dan memperlihatkan kepada bapak bupati bahwa dalam rangka mengoptimalkan penerimaan dan kepatuhan pajak, kami telah membuat beberapa program kerja yang nantinya diharapkan berimplikasi pada jumlah dana transfer dan bagi hasil pajak dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Sumber: Fajar Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *