Ternyata Gowa Discovery Park Tiga Tahun Beroperasi, Pendapatannya Tak Pernah Disetor

Anggota DPRD Sulsel fraksi PKS Ariyadi Arsal kritik pihak ketiga yang mengelola Gowa Discovery Park (GDP) sebab tiga tahun selama beroperasi tak menyetor pendapatan kepada Pemprov Sulsel.

Padahal aset daerah yang dikelola oleh PT Mira Mega Wisata itu, meraup keuntungan berdasarkan hasil audit BPK beberapa waktu lalu.

“Jadi perjanjiannya adalah untuk pemasukan Gowa Discovery Park sebanyak 52 persen, sementara bagi Pemprov 48 persen, tapi itu tidak berjalan,” kata Ariyadi, Selasa, 7 Agustus.

Ariyadi mengatakan pihak juga telah meminta Pemprov Sulsel untuk menyelesaikan persoalan tersebut, sebab sangat merugikan daerah. Padahal aset itu bisa dimanfaatkan untuk peningkatan PAD Sulsel.

Bahkan masalah ini, kata dia, didiskusikan dengan dinas Pariwisata Sulsel dan Komisi B DPRD Sulsel beberapa waktu meminta penjelasan tidak ada penyetoran ke Pemprov Sulsel.

“Ini juga menjadi bahan untuk kami sampaikan ke gubernur terpilih, Prof Nurdin Abdullah agar melakukan audit secara menyeluruh sebelum mengambil kendali pemerintahan,” tutup politisi PKS Sulsel ini.

Sumber: Fajar Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *